26 Jun 2014

Kesedihan

Terkadang, aku belum mengerti apa itu yang dinamakan kesedihan. Apakah setiap kesedihan itu identik dengan tangisan dan air mata ? Atau justru karena kehilangan orang-orang yang kita sayangi ? Di ibaratkan kesedihan itu seperti pisau. Begitu tajam menusuk hati, yang terkadang menyayat kebahagiaan, keceriaan, dan kasih sayang. Perih. Dan bahkan lebih perih dari sembilu. Berawal dari sebuah pengabaian, kesedihan itu mulai terasa. Aku tak tau apa yang terjadi denganku dan mengapa kepekaan terhadap rasa tak dianggap itu selalu muncul dalam benakku. Hari demi hari selalu ku lalui dengan kesepian. Yaaa,istilahnya sih kesepian ditengah keramaian. Semua terasa hampa tanpa sahabat. Jujur perasaan  ini  tidak ingin aku ulangi lagi! Aku sudah bosan dan lelah dengan sikap mereka terhadapku. Memang terkadang sabar itu menyakitkan, diam itu menyiksa dan berbicarapun percuma. Lalu apa yang harus aku lakukan ? Kepada siapa harus ku ceritakkan ? Sahabat ? Apa bedanya dengan teman ? dan mengapa mencari seorang sahabat itu lebih susah dibanding mencari seorang teman ? Datang disaat senangnya aja, apakah itu sahabat ? Hmm....mungkin tidak! dan cukup tau aja lah, ternyata sifat seseorang itu akan terlihat seiring dengan berjalannya waktu. Dan aku cuma bisa berharap, suatu saat nanti aku bisa menemukan sesosok sahabat yang benar-benar layak untuk dipanggil "SAHABAT". Dan untuk itu semua mungkin hanya sang waktu yang bisa menjawabnya dan merubahnya. Aku yakin kesakitan, kekecewaan, dan kerapuhan ini akan berubah menjadi senyuman kebahagiaan.  

Tidak ada komentar: