Terkadang, aku belum mengerti apa itu yang dinamakan kesedihan. Apakah setiap kesedihan itu identik dengan tangisan dan air mata ? Atau justru karena kehilangan orang-orang yang kita sayangi ? Di ibaratkan kesedihan itu seperti pisau. Begitu tajam menusuk hati, yang terkadang menyayat kebahagiaan, keceriaan, dan kasih sayang. Perih. Dan bahkan lebih perih dari sembilu. Berawal dari sebuah pengabaian, kesedihan itu mulai terasa. Aku tak tau apa yang terjadi denganku dan mengapa kepekaan terhadap rasa tak dianggap itu selalu muncul dalam benakku. Hari demi hari selalu ku lalui dengan kesepian. Yaaa,istilahnya sih kesepian ditengah keramaian. Semua terasa hampa tanpa sahabat. Jujur perasaan ini tidak ingin aku ulangi lagi! Aku sudah bosan dan lelah dengan sikap mereka terhadapku. Memang terkadang sabar itu menyakitkan, diam itu menyiksa dan berbicarapun percuma. Lalu apa yang harus aku lakukan ? Kepada siapa harus ku ceritakkan ? Sahabat ? Apa bedanya dengan teman ? dan mengapa mencari seorang sahabat itu lebih susah dibanding mencari seorang teman ? Datang disaat senangnya aja, apakah itu sahabat ? Hmm....mungkin tidak! dan cukup tau aja lah, ternyata sifat seseorang itu akan terlihat seiring dengan berjalannya waktu. Dan aku cuma bisa berharap, suatu saat nanti aku bisa menemukan sesosok sahabat yang benar-benar layak untuk dipanggil "SAHABAT". Dan untuk itu semua mungkin hanya sang waktu yang bisa menjawabnya dan merubahnya. Aku yakin kesakitan, kekecewaan, dan kerapuhan ini akan berubah menjadi senyuman kebahagiaan.
My life is my world..I'm not perfect, but at least I'm not fake..I protect and love my self all day everyday. Now I will share all my experiences and the more to come to you guys. So i hope you guys enjoys it :)
26 Jun 2014
Kesedihan
24 Jun 2014
Sahabat Terbaikku
Kadang disaat kita sedang bersama, banyak hal yang justru terlewatkan tanpa kita sadari... Semuanya mengalir begitu saja seperti air. Apa itu ? pastinya semua tentang kita. Semua tentang keceriaan , tentang kekonyolan ,dan tentang kesedihan yang hampir setiap harinya selalu kita lalui bersama...Benci, kesal, senang, sedih mungkin pernah terjadi diantara kita. Dan itu akan menjadi masa-masa yang gak mungkin akan hilang dan lenyap di telan bumi. Namun waktu yang terasa sangat singkatlah ini yang membuat kenangan kita mungkin tak akan pernah terulang lagi. Semua kenangan-kenangan itu tak terasa dan pergi meninggalkan segalanya. Semua itu hilang dengan sekejap dengan suatu hal yang bernama "jarak" dan membuat apa itu yang namanya "rindu" selalu menyelimuti hati ku. Aku berharap waktu akan mempertemukan kita lagi sama seperti dulu saat waktu harus memisahkan kita untuk jalan hidup kita masing-masing. Dan aku ingin disaat kita bisa bertemu lagi, aku ingin mengulangnya semua dari awal. Aku ingin melupakan semua beban yang aku rasakan saat jauh dari kalian. Kalian adalah sahabat terbaikku. Thx for being my friends :)
22 Jun 2014
Jatuh Cinta Diam-Diam
kadang cinta itu tak selalu membuat kita bahagia, walaupun sebenarnya jatuh cinta itu rasanya menyenangkan. Seandainya dan hanya seandainya hanyalah ungkapan hati dan harapan yang nggak mungkin untuk menjadi kenyataan. Dan ketika menginginkan suatu hal yang terlalu tinggi, justru akan membuat kita jatuh sakit. Sebenarnya apakah setiap perasaan itu perlu diungkapkan ? Yaa, menurut saya sih jujur itu lebih baik, tapi mungkin untuk saat ini ada kalanya perasaan itu cukup didiamkan. Bukan mengabaikan perasaan ini, tapi hanya menyadari bahwa terkadang cinta diam-diam itu selalu lebih baik untuk diri sendiri dan mungkin istilah "mencintai" dan "mengagumi" itu harus disimpan rapat-rapat tanpa harus diungkapkan. Entah sampai kapan saya bisa mempertahankan perasaan ini ?! Apakah seiring berjalannya waktu perasaan ini akan hilang dengan sendirinya ataukah justru semakin kuat ??? Hmmm.... namanya perasaan sih nggak bisa ditebak dan mungkin untuk sementara ini yang terbaik. Memang menerima itu cukup sulit, tapi ya udahlaaahhhh jalani ajaaaaaaa.... Hidup itu akan terus berputar dan akan terus berjalan... "Let's do positive thing better and faster" :)
Ketulusan di bayar kekecewaan
Ketika sebuah ketulusan telah di permainkan. Ketika sebuah ketulusan telah disia-siakan dan ketika sebuah ketulusan hanyalah menjadi sebuah kata yang tak bermakna apapun. Ketika ketulusan itu dimanfaatkan, apakah masih bisa disebut dengan ketulusan ?? Terkadang ketulusan itu dapat membuat orang lain tersenyum dan bahagia karenanya. Namun dapatkah ketulusan itu selalu baik ??? Jika iya, mengapa hal ini bisa terjadi ??! Mengapa ketulusan ini harus dibayar dengan sebuah kata yang disebut "kekecewaan" ? Akibatnya, apa yang dirasakan ?? Perasaan ini begitu hancur, pedih, sakit. Mulut membisu dan sudah tak bisa lagi mengungkapkan apa yang hati ini rasakan. Semua berkecamuk jadi satu.... Aku sudah tak mampu berkata apapun lagi. Semuanya sudah cukup, dan cukup mengerti bahwa setiap sifat seseorang bisa diketahui seiring dengan berjalannya waktu. Dari ini semua, bisa terlihat dimana letak ketulusan yang sebenarnya dan mana yang hanya sandiwara belaka.
16 Jun 2014
Hunting Tourist
Pada tanggal 08 Juni 2014, kami dari UKM
ESCA mengadakan kegiatan tahunan yaitu hunting tourist. Kami diberi tugas untuk
mewawancarai beberapa tourist. Kebetulan tempat kami mengerjakan tugas tersebut
yaitu di Candi Prambanan.
Awal cerita dimulai
dari kampus. Saya dan yang lainnya begitu semangat menyambut hari itu “tanggal
08 Juni 2014”. Saya dan yang lainnya begitu cepat dan antusias untuk segera
tiba di kampus. Dan akhirnya kami tiba dikampus pukul 07.00 pagi sesuai dengan
waktu yang sudah ditentukan dari awal. Namun disitu kami dibuat menunggu oleh
para pengurus.
Entah berapa lama kami harus menunggu
mereka datang di kampus. Saat itu bukan hanya saya dan teman saya Isti yang
mulai merasa bosan karena menunggu, tetapi kami semua yang menunggu pun sudah
merasa bosan, ngantuk dan capek. Sempat terbesit amarah dalam diri kami. Bukan
hanya itu saja, yang namanya menunggu itu pasti menyebalkan dan
ahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh pokoknya “MENUNGGU” itu ibarat menunggu kepastian
antara “IYA” atau “TIDAK”. Iya jadi ke Prambanan atau Tidak jadi ke Prambanan
:D Tapi pada akhirnya yang namanya “menunggu” pun pergi dan yang ditunggu pun
datang. Ya kami semua merasa senang dan lega karena yang ditunggu pun datang
meskipun datangnya tidak tepat pada waktunya. Ya kurang lebih yang namanya si
“menunggu” itu menghampiri kami semua kurang lebih 1,5 jam :D Kalau buat saya
pribadi yang namanya “menunggu” berjam-jam itu sudah biasa banget malah. Ibarat
kata sudah kebal :D
Nah
setelah pengurus datang kami pun di bagi kelompok. Disitu semua bingung.
Termasuk pengurus. Bingung membagi kelompok nya. Disitu kami menunggu lagi
kepastian kelompok. Nah akhirnya fix dibagi setiap kelompok itu hanya 2 orang.
Awalnya banyak yang tidak setuju, tapi supaya lebih efektif dan efisien ya
terpaksa harus 2 orang per kelompoknya. Oke clear :D Duh tanpa disadari waktu
pun semakin siang dan kami semua harus
segera berangkat ke Candi Prambanan.
Sebelum
berangkat ke Candi Prambanan kami semua harus jalan kaki dari kampus ke halte
bus tegal gendu 1, karena kami akan berangkat dengan menggunakan Trans Jogja.
Duh sudah tadi di buat capek karena menunggu, sekarang harus dibuat capek lagi
karena jalan kaki. Sempat berasa lemas dan malas untuk jalan kaki ke sana, seandainya
saja kami punya sayap pasti kami udah terbang duluan ke Candi Prambanan tanpa
merasakan yang namanya “capek”.
Akhirnya
kami pun jalan kaki ke halte tegal gendu 1. Setelah sampai kami harus antri
satu per satu untuk masuk di dalam halte bus trans jogja sambil menunggu bus
datang. Nah halte bus trans jogja pun tidak sanggup menampung kami yang begitu
banyaknya. Didalam situ sempat desak-desakan dan membuat suasana menjadi panas,
gerah, dan sumpek. Akhirnya penjaga halte bus trans jogja pun menyuruh sebagian
dari kami untuk menunggu di luar. Nah disitu berasa lega :D
Beberapa
menit kemudian trans jogja pun datang, dan kami semua berebut naik untuk dapat
tempat duduk. Akhirnya saya dan Isti kebagian tempat duduk, meskipun ada
sebagian dari kami yang harus berdiri. Di sepanjang perjalanan kami merasa
senang sekaligus gugup. Senangnya karena kami bisa berekreasi bersama dan
gugupnya karena kami harus berhadapan langsung dengan para tourist dan
berbicara langsung dengan menggunakan bahasa inggris. Nah sebelum sampai di
Candi Prambanan, disitu kami harus transit dulu di bandara untuk ganti bus
menuju Candi Prambanan. Yahhhhhhhhhh menunggu lagi :D
Sesampainya di bandara kami semua turun
dan menunggu bus selanjutnya yang akan membawa kami ke Candi Prambanan. Bus pun
datang dan kami siap menuju Candi Prambanan.
Yeayyyyyy
akhirnya sampai di Candi Prambanan. Ehhhhhhhhhhhhhhh ternyata belum sampai :D
Kaki kami semua harus melangkah beberapa meter lagi untuk sampai di Candi
Prambanan. Ahhhhhhhhhhhhhhhh sudah berasa capek banget kaki kami. Rasanya
seperti mau lepas :D
Dan
akhirnya rasa capek itu pun terbayarkan pas tiba di Candi Prambanan. Eh tapi
harus capek lagi nih karena ternyata itu belum di Candi sebenarnya. Yahhh jalan
kaki lagi deh :D Nah Candi yang sebenarnya pun sudah didepan mata, dan kami
semua diberi waktu 2 jam untuk menjalankan tugas kami yaitu mencari tourist dan
mewawancarainya. Yeayyyy kami semua semangat dan siap untuk menjalankan tugas.
Kami
pun menyebar untuk mencari tourist. Saat kami memasuki pintu pertama candi,
kami pun bertemu dengan sepasang tourist. Awalnya kami ragu-ragu, malu dan
takut untuk menghampiri mereka. Tapi dengan keberanian dan kepercayaan diri
kami, bahwa kami pasti bisa akhirnya kami pun memberanikan diri untuk
menyapanya. Ternyata mereka tidak seperti yang kami bayangkan. Mereka sangat
ramah dan asyik diajak ngobrol. Langsung saja kami mulai mewawancarai mereka
dengan menggunakan bahasa inggris. Duh baru mau mengeluarkan satu kata
berbahasa inggris saja rasanya sudah seperti ujian pendadaran. Takut salah dan
takut bahasa inggris kami berantakan :D Huhhhhh pasti bisa. Pertama kenalan
dulu, nah mulai speak-speak tuh :D Hello Mr, hello Mrs :D What’s your name and
where do you come from bla bla bla bla blaaaaaa :D Diakhir wawancara kami pun
memberikan selembar kertas kepadanya untuk menulis nama dan alamat asal mereka beserta
tanda tangannya.
Setelah itu, kami mengajaknya untuk foto
bersama kami. Dengan senang hati dia pun bersedia diajak foto. Nah disaat foto
itu, kami ingin menyuruhnya untuk bergaya narsis, tapi kami kebingungan bahasa
inggris nya narsis apa ya ? Touristnya pun muka nya bingung. Kayaknya di dalam
hati nya dia bilang gini “ini orang mau ngapain sih ? gak jelas bingitsss” :D
Yaudah deh karena kami nggak tau bahasa inggrisnya narsis terpaksa kami cuma
bisa bilang “you follow me (sambil kedua tangan menyilang dipipi)”
jepreettttttttttttttttttttttttttttttt gambar narsis pun jadi :D Thankyou Mr and
Mrs for your time :D
Akhirnya
tugas kami pun selesai. Kami melanjutkan dengan menghabiskan waktu bersama
teman-teman dengan mengelilingi candi. Tak lupa untuk foto-foto bersama
teman-teman, karena setiap moment itu harus diabadikan :D Setelah mengelilingi
candi dan foto-foto kami pun beristirahat sejenak dengan jajan di sana. Makan
dan minum untuk mengisi tenaga kembali. Tak terasa hari pun mulai sore dan kami
pun mulai lelah, sehingga kami harus berkumpul kembali dan melanjutkan
perjalanan pulang. Duhh rasanya masih ingin berlama-lama disana menikmati
pemandangannya. Semoga waktu bisa membawa kami kembali ke tempat ini lagi.
Dan iniii diaaaaaa hasil yang sangat amazing aaaaaaaaaaa :D
Dan iniii diaaaaaa hasil yang sangat amazing aaaaaaaaaaa :D
.
15 Jun 2014
Seandainya Aku
Seandainya aku adalah cahaya...
biarlah aku menjadi cahaya yang paling terang dan biarlah cahayaku ini selalu menyinari hari-harimu....
Seandainya aku adalah cahaya...
aku ingin memberikan sinarku seutuhnya untukmu dan aku ingin menjadi cahaya yang mampu mengusir gelap dan mampu menjadi penerang malam dalam tidurmu....
Namun,bila cahayaku telah termiliki maka aku sudah tak dapat lagi memberikan sinar ini untukmu...kau sepertinya lebih indah dari yang aku miliki.....
Bila cahaya tak membuka pintu sinarnya untuk aku singgahi,maka aku gelap segelap-gelapnya....Namun kamu adalah cahaya kedua..berikan sinar itu untuk aku membuka cakrawala.....
Kamu adalah sebagian dari cahayaku yang telah hilang,karena kamu adalah jawaban dari istilah bahagia itu sederhana...Aku bersyukur karena kamu ada....
Seandainya aku adalah cahaya....
Maka aku dan kamu adalah cahaya yang akan selalu utuh...Disini...Dihati..Tinggalah seperti cahaya selamanya
Arti Bahagia
Aku tak pernah tau kebahagiaan sesungguhnya sampai dimana aku mendapatkan cintamu. Dan aku tak pernah tau derita sebenarnya,sampai kini aku kehilangan itu. Terima kasih telah mengenalkanku pada kedua rasa yang tak ingin aku lupakan. Kamu yang membuatku tersenyum tanpa sebab apapun, membuatku tertawa walaupun tak ada yang lucu. Kamu yang membuatku jatuh, pada saat aku semestinya menjauh. Lalu apa arti bahagia dari ini semua ???? Mungkin pada saat dimana kita akan menemukan keindahan pada hati kita, tanpa ada rasa benci dan saling menyakiti. Dan semua itu akan kubuat jatuh cinta lagi untuk memuja kebahagiaan, karena mungkin kepedihan yang kita rasakan saat ini akan mengalah pada orang yang selalu berjuang melawannya.
Aku adalah Hati
Tempatkan aku dalam hatimu, dengan begitu aku tak perlu ragu untuk menjadi yang paling bahagia.. Mengalir nadi di dalam hati, merapal nama di dalam doa, teriakkan rasa dalam dada...
Aku hanyalah gundah yang terlahir dari ketidakpastiaan cintamu. Rinduku padamu merah serupa darah,, tidakkah kau bosan membuatku menunggu ?????
Mungkin aku hanya sekumpulan hati yang akan segera patah jika kau mulai lelah dan memberi celah untuk hati yang lain. Setiap senja datang, aku selalu bertanya pada Tuhan, kenapa cintaku selalu jatuh di hati yang sama ???
Hati, bila engkau bisa bicara, beritau aku segala rahasia tentang dirinya yang mungkin aku lupa, beritau aku semua tentang dirinya, hanya dirinya..... Aku adalah hati yang tidak pernah tenang, aku adalah hati yang telah terpecah dan tak tau dimana pecahan itu berada.. aku tidak pernah tenang saat tau aku dan kamu sudah tidak akan pernah bisa menjadi "KITA"
Aku hanyalah gundah yang terlahir dari ketidakpastiaan cintamu. Rinduku padamu merah serupa darah,, tidakkah kau bosan membuatku menunggu ?????
Mungkin aku hanya sekumpulan hati yang akan segera patah jika kau mulai lelah dan memberi celah untuk hati yang lain. Setiap senja datang, aku selalu bertanya pada Tuhan, kenapa cintaku selalu jatuh di hati yang sama ???
Hati, bila engkau bisa bicara, beritau aku segala rahasia tentang dirinya yang mungkin aku lupa, beritau aku semua tentang dirinya, hanya dirinya..... Aku adalah hati yang tidak pernah tenang, aku adalah hati yang telah terpecah dan tak tau dimana pecahan itu berada.. aku tidak pernah tenang saat tau aku dan kamu sudah tidak akan pernah bisa menjadi "KITA"
Langganan:
Komentar (Atom)